Saturday, June 18, 2016

Seseorang Akan Berubah Ketika Kehilangan Kekasihnya


Ini salah satu cerpen saya waktu mengikuti event dari temen grup , mungkin 1 tahun yang lalu hehe , karena belum ada ide segar jadi saya akan ngepost cerpen hasil karya saya yg dulu sewaktu masih aktif di grup-grup penulis , bagi yang penasaran coba baca deh dan berikan komentarnya ya :) (pict dari pencarian google) berikut sinopsisnya:



Sinopsis: Tude adalah seorang pria yang mempunyai kelainan pada kejiwaannya, karakternya tidak bisa ditebak , ia selalu mengamuk dan membunuh orang yang tidak bersalah tapi ia sadar melakukannya oleh karena itu , ia selalu dijauhi oleh masyarakat yang tinggal dikota. Tude tidak mempunyai teman, saudara ataupun orang tua , ia hanya hidup sebatangkara.  Namun ketika ia berkeliling kota , ia menemukan sebuah brosur sekolah yang khusus untuk menghilangkan kelainannya, ketika sudah bersekolah disana. Ia baru menyadari kalau sekolah itu bukan untuk menyembuhkannya melainkan melatihnya menjadi seorang pembunuh. Dengan berat hati ia belajar disana tetapi Tude menemukan cinta sejatinya disekolah tersebut. Ketika sudah menikah dengan Cinta sejatinya ,Tude mendapat cobaan yang sangat berat yaitu , KEHILANGAN KEKASIHNYA.

#1 Sekolah Khusus Kejiwaan

Perkenalkan namaku Tude, aku memiliki kelainan kejiwaan ketika aku sedang marah atau mengalami depresi, aku tak bisa mengendalikan diriku dan aku bisa membantai orang-orang  tak bersalah. Aku berjalan mengelilingi kota hanya sekedar jalan-jalan, semua orang disekitar menanatapku dengan dingin , penuh kebencian. Aku keluar menggunakan sweeter putih dengan celana jeans hitam dan sepatu sport kesayanganku , aku tetap dijauhi dan dianggap seperti virus yang berbahaya , aku tidak memiliki seorang teman , saudara dan bahkan orang tua , aku hanyalah sebatangkara. Aku bisa bertahan hidup sebagai pengamen jalanan yang penghasilannya tidak tetap , pada suatu hari aku tidak sengaja melihat sebuah brosur sekolah di trotoar dan aku mengambilnya.

 Kemudian aku membacanya dan ternyata itu adalah brosur sekolah yang khusus untuk orang-orang yang memiliki kelainan kejiwaan, aku langsung bergegas mendaftarkan diriku disana dan untungnya langsung diterima. Hari ini adalah hari pertama ku sekolah di sini , sekolah ini cukup bagus bagi orang-orang  seperti diriku  . Aku bergegas menuju ke kelas baru ku, aku mendapat kelas X-1 kelas yg katanya paling terkenal disini. Teman-teman ku disini sangat berisik, aku hanya diam dibangku tidak berbicara "Hai, namamu siapa?" tanya seseorang dibelakang ku hingga membuat ku kaget .

"Kamu mengagetkan ku saja, namaku Tude"."Oh namamu Tude, maaf aku mengagetkan mu perkenalkan nama ku Yukii salam kenal ya, mudah-mudahan kita bisa menjadi teman yg baik" katanya dengan senyum kecil sambil mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan. Yukii pun langsung duduk di bangku ku "Apa arti dari semua ini, mengapa aku cukup nyaman berada didekatnya?" pikirku dlm hati. Sebenarnya  aku tidak terlalu suka bergaul, aku lebih suka menyendiri tapi yasudahlah aku ikhlaskan saja duduk dengan Yukii.
 Bel berbunyi pertanda kelas akan dimulai, semuanya duduk di bangkunya masing. aku duduk di bangku paling belakang bersama Yukii , sebenarnya aku ingin sendiri tapi ia memaksa ku yasudah terpaksa aku menurutinya. "Selamat Pagi anak-anak, bagaimana kabar kalian hari ini? " tanya guru itu dengan semangat. "Baik, bu guru" jawab kami serempak. "Perkenalkan nama ibu, Fitri  ibu disini mengajarkan bagaimana  menggunakan pisau dengan baik" kata guru itu. Dia adalah ibu Fitri guru yang mengajar dibidang lempar pisau dan senjata tajam lainnya.  aku pikir ini sekolah tujuannya untuk mengobati orang  yang sama seperti ku , ternyata dugaan ku salah bahkan lebih buruk dari sebelumnya.
"Kamu kenapa , Tude?" tanya Yukii cemas. "Kenapa dia ini memperhatikan diriku secara detail, ada apa dengannya?" pikirku dalam hati smbil menatap wajahnya yg lugu. " Kamu knapa menatap wajah ku seperti itu? " tanya Yukii dengan heran. "Hehe, maafin aku Yukii , aku gak sengaja" kataku malu . Dia hanya membalas dengan Senyuman manisnya hingga membuat jantung ku deg-degkan.
            Pelajaran pun usai, kami dipersilahkan istirahat. seperti biasa semua siswa langsung pergi kekantin untuk makan sedangkan aku hanya pergi jalan-jalan  keliling sekolah ini supaya aku hafal tempat-tempat  penting disekolah ini. Lagi pula aku tidak menyukai makanan yang ada dikantin , aku dengar makanan disana sudah tak layak konsumsi.
            "Hey kamu berhenti!!" teriak seseorang dibelakangku sambil menepuk pundak ku. "Hm, ada apa?" tanya ku. "Bagi duit, kalau sampe kamu bilang tidak punya, maka pisau ini akan membunuh mu!" ancamnya dengan sebuah pisau di leherku. Semua org hanya melihat tidak melakukan apa-apa. " Kamu siapa?" tanya ku dengan tidak ada rasa takut. "Aku Daffa Preman diklas X-1" Jawabnya ." kamu satu kelas dengan ku, kenpa kamu melakukan hal ini?" tanya ku sekali lagi. " Cepat serahkan semua uang mu! gak usah bnyak tanya!" bentaknya dengan keras. dengan spontan aku  melawannya dengan tangan kosong , aku berkelahi dengan Daffa."Sudah, berhentiiiiiii!!!" teriak Yukii menyelamatkan ku.
             Ah untung ada si Yukii menyelamatkan ku, kalau  tidak aku bisa mati disini. "Kamu tidak apa-apa Tude? apa ada yg terluka?" tanya Yukii dengan cemas. "hey Yukii, menyingkirlah apa kamu ingin terluka juga?" tanya Daffa kpda Yukii dengan kasar."Sudahlah cukup, jangan malak tude lagi!" teriak Yukii membela ku . Tiba-tiba Daffa menendang Yukii hingga terpental ke arah Kebun sekolah, aku mulai marah penyakit ku kumat, aku hajar si Daffa hingga jatuh ke lantai aku hajar dia habissan sehingga hidungnya keluar darah.
 "Hey kalian apa-apaan ini , mengapa berkelahi?" Tanya Bu Fitri smbil memisahkan aku dan Daffa. "Siapa yg mulai duluan?" tanyanya lagi."Gini bu, Si Daffa nendang Yukii itu smpe terpental smpe kekebun" kata ku menunjuk Yukii yg masih kesakitan dikebun sekolah. Bu Fitri segera membawa Yukii ke UKS . "Sudah, kalian bubar dari sini" teriak guru itu."Urusan kita belum selesai,Tude"kata Daffa mengancamku.
#2 Pembalasan Daffa
            Aku pun mengikuti Bu fitri yg membawa Yukii ke UKS sekolah, aku menemani Yukii di UKS."Kamu tidak apa-apa, Yukii?" tanya ku smbil memegang Tangannya . "Terimakasih Tude , kamu sudah menyelamatkan ku" kata Yukii . "Aku lah yg berterimakasih , karna kamu sudah mau menyelamatkan ku tadi" kata ku smbil memberikan senyuman kecil. Yukii pun membalasnya dengan senyumannya yg manis. Setelah Yukii diobati, kami bergegas kembali ke dalam kelas. Di kelas Daffa menatapi ku dengan perasaan ingin membunuh ku, aku cuek aja aku tidak perduli.
Bel berbunyi pertanda kelas akan mulai , aku penasaran pelajaran apa yg aku dapat kali ini. "Permisi, ini benar kls X-1? " Tanya Satpam itu . "Iya Pak" jawab kami serempak . "Guru yg akan mengajar disini sedang Izin, jadi pelajaran untuk hari ini kosong"kata Satpam itu. Kelas kami pun berteriak gembira karena jam kelas kosong. Tiba-tiba orang yang gak aku harapkan datang menghampiri ku "Hai Yukii , Tude. boleh aku gabung? tanyanya. "Siapa kamu?" Tanya ku. "Namaku Alinda hehe" jawabnya sambil sedikit tertawa. "Oh, ayo sini gabung alinda" ajak Yukii.
            Aku melihat Daffa dan anak buahnya juga datang menghampiriku. "Urusan kita belum selesai" kata Daffa mengancam ku . "Hmm sebaiknya jangan terlalu kasar ya, Si tude ini cukup tampan dan telah membuatku jatuh cinta" kata Lovitha."Sebaiknya kita cingcang anak ini terus kita rebus saja! Lalu tiriskan dan siap dihidangkan untuk dimakan bersama-sama" kata Dani. "Setuju aku sama Dani" sahut si Hafiz."kalau kalian mau ribut mending 1 vs 1" bentak Alinda terhadap gengnya Daffa."Sudahhh, cukuuuppp jangan berkelahi!" teriak Yukii smbil menangis. "Ayolah jngan menangis " kata ku sambil mengusap air matanya.
Terlihat Daffa mulai marah gara-gara aku mengusap air matanya si Yukii. "Pokoknya , nanti pulang sekolah aku tunggu di hutan sebelah sekolah ini , kita DUEL!! aku akan membunuh mu" Teriak Daffa menantang dan mengancam  ku. Aku tidak terima diancam begini "Oke kalau itu mau mu" Kata ku. Mereka akhirnya pergi meninggalkan kami. "Sampai jumpa Tude sayang, Muachh" kata Lovitha smbil mencium ku dari jauh.
#3 Kekalahan
    Bel pulang sekolah berbunyi, aku segera pergi kehutan."Tunggu, aku ikut" kata Yukii memegang tangan ku. "Yasudah , ikut saja" kataku dngan terpaksa."Aku juga ya,Tude?" kata Alinda memohon. "Hadeh, ya kalian boleh ikut" kataku pasrah. Kami langsung menuju hutan tersebut dan kami pun tiba disana. Tanpa basa basi Daffa , hafiz dan Dani  menyerangku , Lovitha menyerang Alinda, Yukii hanya terdiam saja dibelakang. Daffa ingin memukul ku lalu aku tangkis kemudian hafiz menendang ku aku menghindar sehingga tendangannya mengenai Dani. Demikian juga Alinda bertarung dengan Lovitha tapi Lovitha  berhasil membunuhnya dengan pistol, hingga membuat Yukii menangis.
Daffa ingin menembak ku dengan pistolnya, aku berhasil menghindar dan peluru tersebut mengenai Lovitha hingga membuat dia tewas . Aku segera mengambil pisau lovitha lalu membunuh Hafiz dan Dani ketika mereka lengah , akhirnya tinggal aku dan Daffa. “Wah , kamu hebat juga mengalahkan anak buahku dengan cepat” ucap Daffa.
    Kami akhirnya bertarung  1 vs 1 , Daffa mulai menendang perutku sehingga aku terjatuh aku merintih kesakitan akibat perutku ditendang sangat keras. Lalu aku bangkit dan diam-diam aku mengambil pisau milik Lovitha tapi Daffa tidak melihatnya, aku berlari kearahnya dia sudah bersiap untuk memukulku , aku berhasil menghindar dan langsung  menusuk jantungnya si Daffa. Kini Daffa terkapar ditanah dan aku terluka dibagian tangan. "Aku antar kmu ke UKS ya?" tanya Yukii dan langsung mengajak ku ke UKS , kini luka ku diperban oleh Bu Fitri. Tiba-tiba Yukii memegang tangan ku dan menyatakan perasaannya.
"Tude, sebenarnya aku mencintaimu dari awal kita berjumpa, mau gak jadi kekasih ku?" . wajahnya memerah sambil menundukkan kepalanya."Hm, iya aku juga mencintaimu, aku merasa nyaman didekatmu sayang" kata ku smbil memeluk Yukii. Dan kami pun berpacaran sampai tamat dari sekolah itu .

TAMAT
Seseorang Akan Berubah Ketika Kehilangan Kekasihnya
4/ 5
Oleh

Berlangganan via email

Suka dengan postingan di atas? Silakan berlangganan postingan terbaru langsung via email.

2 comments

Tulis comments
avatar
Anonymous
June 18, 2016 at 11:24 PM

benar gan sesuai judulnya gan, apalagi kalo masih anak sekolahan, mending jomblo hihii

Reply

Silahkan berikan komentar yang relevan