Seseorang Akan Berubah Ketika Kehilangan Kekasihnya
CerpenIni salah satu cerpen saya waktu mengikuti event dari temen grup , mungkin 1 tahun yang lalu hehe , karena belum ada ide segar jadi saya akan ngepost cerpen hasil karya saya yg dulu sewaktu masih aktif di grup-grup penulis , bagi yang penasaran coba baca deh dan berikan komentarnya ya :) (pict dari pencarian google) berikut sinopsisnya:
Sinopsis: Tude adalah seorang pria yang
mempunyai kelainan pada kejiwaannya, karakternya tidak bisa ditebak , ia selalu
mengamuk dan membunuh orang yang tidak bersalah tapi ia sadar melakukannya oleh
karena itu , ia selalu dijauhi oleh masyarakat yang tinggal dikota. Tude tidak
mempunyai teman, saudara ataupun orang tua , ia hanya hidup sebatangkara. Namun ketika ia berkeliling kota , ia menemukan
sebuah brosur sekolah yang khusus untuk menghilangkan kelainannya, ketika sudah
bersekolah disana. Ia baru menyadari kalau sekolah itu bukan untuk
menyembuhkannya melainkan melatihnya menjadi seorang pembunuh. Dengan berat
hati ia belajar disana tetapi Tude menemukan cinta sejatinya disekolah
tersebut. Ketika sudah menikah dengan Cinta sejatinya ,Tude mendapat cobaan
yang sangat berat yaitu , KEHILANGAN KEKASIHNYA.
#1 Sekolah Khusus Kejiwaan
Perkenalkan namaku Tude, aku memiliki kelainan
kejiwaan ketika aku sedang marah atau mengalami depresi, aku tak bisa
mengendalikan diriku dan aku bisa membantai orang-orang tak bersalah. Aku berjalan mengelilingi kota
hanya sekedar jalan-jalan, semua orang disekitar menanatapku dengan dingin ,
penuh kebencian. Aku keluar menggunakan sweeter putih dengan celana jeans hitam
dan sepatu sport kesayanganku , aku tetap dijauhi dan dianggap seperti virus
yang berbahaya , aku tidak memiliki seorang teman , saudara dan bahkan orang
tua , aku hanyalah sebatangkara. Aku bisa bertahan hidup sebagai pengamen
jalanan yang penghasilannya tidak tetap , pada suatu hari aku tidak sengaja
melihat sebuah brosur sekolah di trotoar dan aku mengambilnya.
Kemudian aku membacanya dan ternyata itu
adalah brosur sekolah yang khusus untuk orang-orang yang memiliki kelainan
kejiwaan, aku langsung bergegas mendaftarkan diriku disana dan untungnya
langsung diterima. Hari ini adalah hari pertama ku sekolah di sini , sekolah
ini cukup bagus bagi orang-orang seperti
diriku . Aku bergegas menuju ke kelas baru ku, aku mendapat kelas X-1
kelas yg katanya paling terkenal disini. Teman-teman ku disini sangat berisik,
aku hanya diam dibangku tidak berbicara "Hai, namamu siapa?"
tanya seseorang dibelakang ku hingga membuat ku kaget .
"Kamu mengagetkan ku saja, namaku
Tude"."Oh namamu Tude, maaf aku mengagetkan mu perkenalkan nama ku
Yukii salam kenal ya, mudah-mudahan kita bisa menjadi teman yg baik"
katanya dengan senyum kecil sambil mengulurkan tangannya untuk berjabat tangan.
Yukii pun langsung duduk di bangku ku "Apa arti dari semua ini, mengapa
aku cukup nyaman berada didekatnya?" pikirku dlm hati. Sebenarnya
aku tidak terlalu suka bergaul, aku lebih suka menyendiri tapi yasudahlah aku
ikhlaskan saja duduk dengan Yukii.
Bel berbunyi pertanda kelas akan
dimulai, semuanya duduk di bangkunya masing. aku duduk di bangku paling
belakang bersama Yukii , sebenarnya aku ingin sendiri tapi ia memaksa ku
yasudah terpaksa aku menurutinya. "Selamat Pagi anak-anak, bagaimana kabar
kalian hari ini? " tanya guru itu dengan semangat. "Baik, bu
guru" jawab kami serempak. "Perkenalkan nama ibu, Fitri ibu disini mengajarkan bagaimana
menggunakan pisau dengan baik" kata guru itu. Dia adalah ibu Fitri guru
yang mengajar dibidang lempar pisau dan senjata tajam lainnya. aku pikir ini sekolah tujuannya untuk mengobati
orang yang sama seperti ku , ternyata
dugaan ku salah bahkan lebih buruk dari sebelumnya.
"Kamu kenapa , Tude?" tanya
Yukii cemas. "Kenapa dia ini memperhatikan diriku secara detail, ada apa
dengannya?" pikirku dalam hati smbil menatap wajahnya yg lugu. " Kamu
knapa menatap wajah ku seperti itu? " tanya Yukii dengan heran.
"Hehe, maafin aku Yukii , aku gak sengaja" kataku malu . Dia hanya
membalas dengan Senyuman manisnya hingga membuat jantung ku deg-degkan.
Pelajaran pun usai, kami dipersilahkan istirahat. seperti
biasa semua siswa langsung pergi kekantin untuk makan sedangkan aku hanya pergi
jalan-jalan keliling sekolah ini supaya
aku hafal tempat-tempat penting
disekolah ini. Lagi pula aku tidak menyukai makanan yang ada dikantin , aku
dengar makanan disana sudah tak layak konsumsi.
"Hey kamu berhenti!!"
teriak seseorang dibelakangku sambil menepuk pundak ku. "Hm, ada
apa?" tanya ku. "Bagi duit, kalau sampe kamu bilang tidak punya, maka
pisau ini akan membunuh mu!" ancamnya dengan sebuah pisau di leherku.
Semua org hanya melihat tidak melakukan apa-apa. " Kamu siapa?" tanya
ku dengan tidak ada rasa takut. "Aku Daffa Preman diklas X-1"
Jawabnya ." kamu satu kelas dengan ku, kenpa kamu melakukan hal ini?"
tanya ku sekali lagi. " Cepat serahkan semua uang mu! gak usah bnyak
tanya!" bentaknya dengan keras. dengan spontan aku melawannya dengan
tangan kosong , aku berkelahi dengan Daffa."Sudah, berhentiiiiiii!!!"
teriak Yukii menyelamatkan ku.
Ah
untung ada si Yukii menyelamatkan ku, kalau tidak aku bisa mati disini. "Kamu tidak
apa-apa Tude? apa ada yg terluka?" tanya Yukii dengan cemas. "hey
Yukii, menyingkirlah apa kamu ingin terluka juga?" tanya Daffa kpda Yukii
dengan kasar."Sudahlah cukup, jangan malak tude lagi!" teriak Yukii
membela ku . Tiba-tiba Daffa menendang Yukii hingga terpental ke arah Kebun
sekolah, aku mulai marah penyakit ku kumat, aku hajar si Daffa hingga jatuh ke
lantai aku hajar dia habissan sehingga hidungnya keluar darah.
"Hey kalian apa-apaan ini , mengapa
berkelahi?" Tanya Bu Fitri smbil memisahkan aku dan Daffa. "Siapa yg
mulai duluan?" tanyanya lagi."Gini bu, Si Daffa nendang Yukii itu smpe
terpental smpe kekebun" kata ku menunjuk Yukii yg masih kesakitan dikebun
sekolah. Bu Fitri segera membawa Yukii ke UKS . "Sudah, kalian bubar dari
sini" teriak guru itu."Urusan kita belum selesai,Tude"kata Daffa
mengancamku.
#2 Pembalasan Daffa
Aku pun mengikuti Bu fitri yg membawa Yukii ke UKS sekolah,
aku menemani Yukii di UKS."Kamu tidak apa-apa, Yukii?" tanya ku smbil
memegang Tangannya . "Terimakasih Tude , kamu sudah menyelamatkan ku"
kata Yukii . "Aku lah yg berterimakasih , karna kamu sudah mau
menyelamatkan ku tadi" kata ku smbil memberikan senyuman kecil. Yukii pun
membalasnya dengan senyumannya yg manis. Setelah Yukii diobati, kami bergegas
kembali ke dalam kelas. Di kelas Daffa menatapi ku dengan perasaan ingin
membunuh ku, aku cuek aja aku tidak perduli.
Bel berbunyi pertanda kelas akan mulai
, aku penasaran pelajaran apa yg aku dapat kali ini. "Permisi, ini benar
kls X-1? " Tanya Satpam itu . "Iya Pak" jawab kami serempak .
"Guru yg akan mengajar disini sedang Izin, jadi pelajaran untuk hari ini
kosong"kata Satpam itu. Kelas kami pun berteriak gembira karena jam kelas
kosong. Tiba-tiba orang yang gak aku harapkan datang menghampiri ku "Hai
Yukii , Tude. boleh aku gabung? tanyanya. "Siapa kamu?" Tanya ku. "Namaku
Alinda hehe" jawabnya sambil sedikit tertawa. "Oh, ayo sini gabung
alinda" ajak Yukii.
Aku melihat Daffa dan anak buahnya juga datang menghampiriku.
"Urusan kita belum selesai" kata Daffa mengancam ku . "Hmm
sebaiknya jangan terlalu kasar ya, Si tude ini cukup tampan dan telah membuatku
jatuh cinta" kata Lovitha."Sebaiknya kita cingcang anak ini terus
kita rebus saja! Lalu tiriskan dan siap dihidangkan untuk dimakan
bersama-sama" kata Dani. "Setuju aku sama Dani" sahut si
Hafiz."kalau kalian mau ribut mending 1 vs 1" bentak Alinda terhadap
gengnya Daffa."Sudahhh, cukuuuppp jangan berkelahi!" teriak Yukii
smbil menangis. "Ayolah jngan menangis " kata ku sambil mengusap air
matanya.
Terlihat Daffa mulai marah gara-gara
aku mengusap air matanya si Yukii. "Pokoknya , nanti pulang sekolah aku
tunggu di hutan sebelah sekolah ini , kita DUEL!! aku akan membunuh mu"
Teriak Daffa menantang dan mengancam ku. Aku tidak terima diancam begini
"Oke kalau itu mau mu" Kata ku. Mereka akhirnya pergi meninggalkan
kami. "Sampai jumpa Tude sayang, Muachh" kata Lovitha smbil mencium
ku dari jauh.
#3 Kekalahan
Bel pulang sekolah
berbunyi, aku segera pergi kehutan."Tunggu, aku ikut" kata Yukii
memegang tangan ku. "Yasudah , ikut saja" kataku dngan
terpaksa."Aku juga ya,Tude?" kata Alinda memohon. "Hadeh, ya kalian
boleh ikut" kataku pasrah. Kami langsung menuju hutan tersebut dan kami
pun tiba disana. Tanpa basa basi Daffa , hafiz dan Dani menyerangku ,
Lovitha menyerang Alinda, Yukii hanya terdiam saja dibelakang. Daffa ingin
memukul ku lalu aku tangkis kemudian hafiz menendang ku aku menghindar sehingga
tendangannya mengenai Dani. Demikian juga Alinda bertarung dengan Lovitha tapi
Lovitha berhasil membunuhnya dengan pistol, hingga membuat Yukii menangis.
Daffa ingin menembak ku dengan pistolnya, aku
berhasil menghindar dan peluru tersebut mengenai Lovitha hingga membuat dia
tewas . Aku segera mengambil pisau lovitha lalu membunuh Hafiz dan Dani ketika
mereka lengah , akhirnya tinggal aku dan Daffa. “Wah , kamu hebat juga
mengalahkan anak buahku dengan cepat” ucap Daffa.
Kami akhirnya bertarung 1 vs 1 , Daffa mulai menendang perutku
sehingga aku terjatuh aku merintih kesakitan akibat perutku ditendang sangat
keras. Lalu aku bangkit dan diam-diam aku mengambil pisau milik Lovitha tapi
Daffa tidak melihatnya, aku berlari kearahnya dia sudah bersiap untuk memukulku
, aku berhasil menghindar dan langsung
menusuk jantungnya si Daffa. Kini Daffa terkapar ditanah dan aku terluka
dibagian tangan. "Aku antar kmu ke UKS ya?" tanya Yukii dan langsung
mengajak ku ke UKS , kini luka ku diperban oleh Bu Fitri. Tiba-tiba Yukii
memegang tangan ku dan menyatakan perasaannya.
"Tude, sebenarnya aku mencintaimu dari
awal kita berjumpa, mau gak jadi kekasih ku?" . wajahnya memerah sambil
menundukkan kepalanya."Hm, iya aku juga mencintaimu, aku merasa nyaman
didekatmu sayang" kata ku smbil memeluk Yukii. Dan kami pun berpacaran sampai
tamat dari sekolah itu .
TAMAT



